Tampilkan postingan dengan label Teori Organisasi Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teori Organisasi Umum. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 November 2013

Resume Perubahan Dan Perkembangan Organisasi



Setiap perubahan pasti selalu dialami guna mendapatkan hasil yang maksimal dengan adanya perkembangan, Pada dasarnya pengembangan organisasi merupakan usaha yang dilakukan secara berencana, terus menerus meliputi organisasi secara keseluruhan untuk meningkatkan efektifitas.  Proses kerja sama yang berlangsung dalam organisasi juga kadang-kadang merupakan penyebab dilakukannya perubahan. Problem yang timbul dapat menyangkut masalah system kerjasamanya dan dapat pula menyangkut perlengkapan atau peralatan yang digunakan.
Dua Jenis Perubahan
Secara umum ada dua jenis perubahan dalam organisasi.
1.   Perubahan Terencana
Perubahan terencana adalah perubahan yang dirancang dan diimplementasikan secara berurutan dan tepat waktu sebagai antisipasi dari peristiwa di masa mendatang.
2.   Perubahan Reaktif
Perubahan reaktif adalah suatu respon bertahap terhadap peristiwa ketika muncul.
            Sistem kerja sama yang terlalu birokratis atau sebaliknya dapat menyebabkan suatu organisasi menjadi tidak efisien.Dalam setiap peruubahan akan ada kendala meskipun begitu yang akan kontra tentunya pasti lebih minoritas yang mau tidak mau harus mengikuti perubahan tersebut. Perubahan dan perkembangan juga salah satu yang menjadi organisasi itu terlihat maju karena upaya yang dilakukan mengikuti perubahan biasanya dapat menguntungkan sebuah organisasi itu tersendiri. Didalam sebuah organisasi jika tidak melakukan perubahan semua akan monoton banyak orang yang tidak tertarik untuk melihat bahkan melirik organisasi itu.

Jumat, 29 November 2013

Resume Arti Penting Organisasi Didalam Masyarakat

Organisasi merupakan suatu wadah untuk mencapai tujuan yang sama, Organisai juga memerlika sebuah visi dan misi agar organisasi itu terarah dan dijadikan sebagai wadah sebagaimana mestinya, organisasi penting didalam masyarakat agar terciptannya lingkungan yang seimbang dan aktif dalam organisasi. Organisasi dalam masayarakat harus bisa menjadi panutan dan mewujudkan nilai-nilai yang baik dalam masayarakat dan juga untuk organisasi agama harus mentapkan nilai2 toleransi beragama di Indonesia.
Setiap organisasi haruslah mempunyai tujuan yang positif, perlunya pekerjaan pengolahan dan operasional haruslah diatur berdasarkan strategi yang telah dirncanakan dengan efektif. Banyak prinsip-prinsip yang telah dijelaskan oleh kelompok dalam pembahasan ini, prinsip tersebut berguna sebagai acuan untuk organisasi agar tidak menjadi organisasi yang tidak teratur dan terarah dan prinsip tersebut sangat penting dilingkungan masyarakat kita

Resume Komunikasi Dalam Organisasi


Komunikasi Dalam Organisasi

Komunikasi penting untuk system pengendalian manajemen yang merupakan alat untuk mengarahkan, memotivasi, memonitor atau mengamati evaluasi pelaksanaan manajemen perusahaan.Komunikasi yaitu sebuah proses seseorang atau kelompok menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan luar, komunikasi memiliki sebuah unsur-unsur yaitu :
1.      Komunikator
2.      Media
3.      Komunikan
         komunikasi organisasi diberi batasan sebagai arus pesan dalam suatu jaringan yang ifat hubungannya saling bergantung satu sama lain, meliputi arus vertikal dan horizontal. Fungsi adanya komunikasi didalam organisasi yaitu agar sebuah organisasi dapat berjalan dengan baik dan pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik tanpa membuat kesalah pahaman dan pesan tersebut sulit ditangkap oleh anggota-anggota dan pesan tersebut tidak menjadi rancu dan menimbulkan feedback yang tidak baik bagi penerimanya maka komunikasi yg baik sangat dibutuhkan. Terkadang komunikasi yang kita sampaikan mendapatkan feedback dari penerima pesan namun terkadang juga komunikasi menjadi satu arah tidak mendapatkan umpan balik atau kesempatan untuk bertanya.



Resume Proses Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Dalam Organisasi

Pengambilan keputusan adalah melakukan penilaian dan menjatuhkan pilihan. Keputusan ini diambil setelah melalui beberapa perhitungan dan pertimbangan alternative, pengambilan keputusan secara universal didefinisikan sebagai pemilihan diantara berbagai alternative. Pengertian ini mencakup baik pembuatan pilihan maupun pemecahan masalah. Proses pengambilaan keputusan tidak begitu saja memutuskan sebuah masalah namun banyak langkah-langkah yang harus dipikirkan apakah dalam mengambil keputusan tersebut dapat mempengaruhi organisasi yang ada.
Langkah proses pengambilan keputusan dibagi menjadi:
1.    Identifikasi pemecahan masalah : proses pemecahan masalah yang menghalangi atau menghambat tercapainya tujuan.
2.   Mencari alternatif pemecahan : dilakukan pencarian terhadap alternatif-alternatif yang mungkin dapat memecahan masalah yang dihadapi.
3.   Memilih alternatif : memilih alternatif pengambilan keputusan yang dapat memberikan manfaat, dalam arti dapat memecahkan masalah.
4.   Pelaksanaan alternatif : melakukan tindakan yang telah di putuskan.
5.   Evaluasi : jika alternatif telah dilaksanakan maka harus tetap diamati.

Pengambilan keputusan biasanya menilai apakah keputusan tersebut dapat merugikannya atau tidak, kebanyakan banyak seseorang mengambil keputusan tanpa memikirkan kerugian tapi hanya ingin mendapatkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya. pengambilan keputusan ini ditanggung dan diputuskan oleh pimpinan organisasi yang bersangkutan dan untuk menghasilkan keputusan yang baik itu sangat dibutuhkan informasi yang lengkap mengenai permasalahan, inti masalah, penyelesaian masalah, dan konsekuensi dari keputusan yang diambil.

Resume Konflik Dalam Organisasi



Organisasi harus mempunyai visi dan misi yang kuat agar organisasi tersebut dapat berjalan dan mempunyai sebuah tujuan. Setiap organisai juga dapat memiliki sebuah masalah intern maupun ekstren sehingga menimbulkan sebuah konflik, Konflik dalam organisasi adalah suatu perbedaan sudut pandang, pemikiran, visi dan misi dari anggotanya didalam organisasi tersebut. Sebuah konflik disebabkan oleh beberapa factor yaitu diantaranya :
·         Selisih pendapat dengan pihak lain (kontra)
·         Terjadi perbedaan dalam hal nilai, tujuan, status dan budaya
·         Tidak bisa menerima pendapat/ bertentangan
·         Sikap egois atau mau menang sendiri
·         Perbedaan prinsip
·         Adanya pihak ketiga yang mengadu domba/ salah paham
Banyak yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan sebuah konflik namun banyak juga permasalahan yang tidak dapat diselesaikan karena adanya rasa ingin menang dan tidak menjatuhkan harga diri mereka untuk saling meminta maaf. Tidak semua konflik merugikan sebuah organisasi Konflik yang ditata dan dikendalikan dengan baik dapat berujung pada keuntungan organisasi sebagai suatu kesatuan, karna setelah adanya konflik organisasi akan lebih baik dan lebih baik lagi. semau konflik seharusnya bisa diredam dan mendapatkan jalan terbaik untuk organisasi tersebut bagaimana organisasi itu dapat menyelesaikannya dan mengupayakan semua jalan terbaik.